Tips Memilih Popok Bayi Untuk Kulit Sensitif

Situs Elektronik – Penggunaan popok bayi sendiri sudah dimulai sejak dulu, mulai dari popok kain dan hingga sampai saat ini terdapat popok sekali pakai. Popok merries sekali pakai juga sangat disarankan oleh dokter anak untuk mengatasi masalah penyakit kulit pada bayi. 

Berikut tips dalam memilih Popok bayi baru lahir yang bisa moms ikuti:

Popok bayi baru lahir

Popok dengan Daya Serap Tinggi

Tips memilih popok bayi yang pertama adalah pilih popok denga daya serap tinggi. Parent Central Network menyebutkan bahwa merasa basah adalah salah satu alasan utama mengapa kebanyakan bayi tidak bisa tidur nyenyak sepanjang malam.

Jadi, ketika memilih popok bayi, penting untuk mempertimbangkan seberapa cepatnya popok tersebut bisa menyerap air kencing dan memastikan bayi tetap kering.

Untuk mengujinya, cukup tuangkan sedikit air hangat ke popok. Kemudian gunakan tisu toilet untuk menyeka permukaan popok. Apakah tisu toiletnya basah? Ini akan memberi gambaran yang jelas tentang daya serap popok yang Moms pilih.

Popok yang bagus adalah popok yang mampu menyerap cairan dengan cepat dan juga mampu menampung banyak cairan.

Berbahan Lembut, Fleksibel, Fit, dan Memungkinkan Sirkulasi Udara yang Baik

Tips memilih popok bayi yang selanjutnya adalah pilih yang berbahan lembut, fleksibel, fit, dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Karena kulit bayi masih sangat halus dan sensitif.

Pastikan popok terbuat dari bahan yang lembut dan mendukung sirkulasi udara yang baik agar bagian tubuh bayi yang tertutup popok tidak lembab.

Selain itu, popok yang dipilih juga harus fleksibel. Popok harus bisa menyesuaikan tubuh bayi agar pas dan nyaman ketika dipakai. Tanpa meninggalkkan bekas kerutan atau ruam pada kulit bayi. Dapatkan popok bayi yang baru lahir untuk kulit sensitif.

Sesuaikan dengan Usia Bayi

Tips memilih popok bayi yang selanjutnya adalah sesuaikan dengan usia bayi. Mereka akan tumbuh seiring waktu, tidak ada bayi yang bisa memakai popok atau pakaian yang sama saat mereka sudah tumbuh lebih besar.

Popok untuk bayi yang lebih tua misalnya, mungkin tidak akan sama dengan popok untuk bayi baru lahir karena mereka sudah tidak terlalu sering lagi mengompol.

Popok yang perlu digunakan biasanya juga lebih disesuaikan untuk mendukung kemudahan bayi dalam bergerak, seperti duduk, merangkak, atau bahkan berjalan.

Tentu moms tidak ingin bukan, jika buah hati mengalami penyakit kulit terlebih hal jika harus dialami si kecil dari baru lahir. Pastikan moms mengikuti tips diatas dalam memilih popok kulit sensitif, anti bocor, dan tetap nyaman digunakan ketika si kecil sedang aktif bermain.