4 Cara Mengatasi Anemia Defisiensi Zat Besi pada Anak

Situs Elektronik – Memenuhi kebutuhan gizi anak sudah menjadi tugas penting orang tua. Salah satu zat gizi yang sangat diperlukan anak adalah zat besi. Zat besi anak yang terpenuhi dengan baik akan membuat anak menjadi sehat dan tidak mudah sakit. Anak pun juga akan terhindar dari penyakit anemia yang bisa mengganggu pertumbuhannya. 

Mengatasi Anemia pada Anak

Anemia merupakan salah satu penyakit yang bisa muncul akibat defisiensi zat besi. Jika asupan zat besi kurang maka pembentukan sel darah merah bisa terganggu dan kondisi ini akan memicu anemia. Apabila anak sudah terlanjur didiagnosis menderita anemia, berikut adalah langkah-langkah yang bisa dilakukan: 

zat besi anak

1. Berikan Makanan Kaya Zat Besi

Hal pertama dan paling mudah untuk dilakukan adalah memberikan si kecil asupan makanan kaya zat besi. Anemia yang dipicu oleh kekurangan zat besi tentu akan bisa diatasi jika asupan zat besi segera diberikan ke tubuh anak. Ajak anak mengonsumsi makanan seperti daging, hati sapi, ikan tuna, kacang-kacangan, dan sayuran hijau yang kaya zat besi. 

2. Berikan Asupan Suplemen 

Selain mengonsumsi makanan kaya zat besi, anak juga bisa mengonsumsi suplemen zat besi. Cara ini akan bekerja efektif memenuhi asupan zat besi yang rendah di tubuh anak. Pastikan jenis suplemen yang dikonsumsi sesuai dengan kebutuhan anak. Jika merasa ragu, orang tua bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk memilih suplemen yang tepat.

3. Konsumsi Obat

Pada kondisi khusus, misalnya pada penyakit anemia yang disebabkan oleh perdarahan atau gangguan penyerapan zat besi anak maka bisa diberikan obat tertentu. Jenis obat yang diberikan harus dikonsultasikan dengan dokter. Jika obat tidak bisa dijadikan pilihan untuk mengatasi kondisi tersebut maka dokter bisa saja memilih langkah penanganan lainnya.

4. Lakukan Transfusi Darah

Langkah penanganan anemia defisiensi besi yang dialami oleh anak juga bisa dilakukan dengan transfusi. Umumnya tindakan transfusi ini akan dilakukan apabila konsumsi makanan kaya zat besi dan konsumsi suplemen tidak memberikan pengaruh yang signifikan. Selain itu langkah transfusi juga biasanya akan diambil jika kondisi anak memang sudah terlalu lemah.

Itulah tadi 4 jenis langkah penanganan yang bisa dilakukan pada anak yang menderita anemia defisiensi zat besi. Pastikan untuk selalu memenuhi kebutuhan zat besi anak secara optimal. Segera konsultasikan pada dokter jika anak menunjukkan tanda-tanda kekurangan zat besi.